Sabtu, 03 April 2010 - 22:27:14 WIB
Putrimalu Penghadang Batuk dan Bronchitis
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: Tanaman Obat
- Dibaca: 61 kali
Pernahkan
Anda sewaktu masih kecil, atau mungkin saat sudah dewasa, menemukan tanaman
yang bila disentuh, daun-daunnya akan menutup dan mengerut? Begitu didiamkan
sejenak, tanaman akan mengembang lagi. Mungkin karena sifatnya itu tanaman ini
disebut putri malu. Putri malu (Mimosa pudica Linn) biasanya tumbuh di
pinggir jalan, atau tanah lapang. Tanaman ini cepat berkembang biak. Ia
biasanya tumbuh secara rebah di tanah tapi kadang-kadang tegak. Batangnya
berbentuk bulat, berbulu, dan berduri.
Daunnya kecil-kecil tersusun secara majemuk, berbentuk lonjong dengan ujung
lancip. Warnanya hijau tapi ada juga yang kemerah-merahan. Bila disentuh
daunnya akan menutup (sensitive plant). Bunganya berbentuk bulat seperti
bola. Warnanya merah muda dan bertangkai.
Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan berbagai sebutan atau nama.
Putri malu berkhasiat untuk mengatasi penyakit malaria. Akar dan bijinya
berkhasiat untuk merangsang muntah. Para ahli pengobatan Cina dan penelitian AS
serta
Pemanfaatan untuk obat dapat dilakukan dengan cara diminum maupun sebagai obat
luar. Hanya saja pemakaian akar putri malu dalam dosis yang tinggi bisa
mengakibatkan keracunan dan muntah-muntah. Wanita hamil juga dilarang minum
ramuan tersebut karena bisa membahayakan janin.
Untuk mengobati insomnia, sebanyak 30-60 gram daun putri malu direbus lalu
airnya diminum. Bisa juga dengan mencampur 15 gram daun putri malu dengan 15
gram daun sawi langit (vemonia cinerea) dan 30 gram daun calincing lalu direbus.
Airnya kemudian diminum. Untuk mengobati penyakit bronchitis, 60 gram akar
putri malu dicampur 600 cc air, lalu direbus dengan api kecil sehingga menjadi
200 cc. Lalu airnya dibagi untuk dua kali minum..
Sedangkan bagi penderita batuk dengan dahak banyak, akar putri malu sebanyak
10-15 gram direbus lalu airnya diminum.
( jar/dari berbagai sumber )
Sumber: http://www.republika.co.id/







