Jumat, 23 April 2010 - 21:22:00 WIB
Kapuk Randu sebagai Penawar Asma
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: Tanaman Obat - Dibaca: 50 kali


KAPUK RANDU (Ceiba pentandra), merupakan pohon tegak, tinggi dapat mencapai 30 m. Bagian tanaman ini yang digunakan sebagai bahan obat asma adalah daun.
Secara tradisional daun kapuk randu digunakan untuk obat batuk, obat diare, dan penguat pertumbuhan rambut. Untuk obat batuk digunakan 8 gram daun segar dan diseduh dengan setengah gelas air mendidih. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari masing-masing 1/4 gelas.
Efek farmakologi yang telah diketahui belum jelas. Demikian pula khasiat yang ada kaitannya dengan penyakit asma baru dapat diduga karena efeknya terhadap batuk tersebut.

Manurut Dra Sri Mulyani, Apt. SU dan Drs Didik Gunawan, Apt.SU dalam bukunya Ramuan Tradisional untuk Penderita Asma, kandungan kimia yang terdapat dalam daun kapuk randu adalah asam-asam lemak, seperti asam arakhidat, asam kafeat, asam lignoserat, asam linoleat, asam miristat, asam oleat, asam palmitat, dan asam stearat. Juga mengandung sterol, gossipol, kamforol, siklopropana, kaempferol, hentriakontan, hentriakontanol, lignon, lupeol, tanin, kuersetin, resin, semigosipol, 1,4-kuinon, dan semigosipol-6-metil ester.
Kandungan aktif yang ada kaitannya dengan pengobatan asma adalah camphorol, B-sitisterol, caffeic acid, caempferol, dan linoleic acid.
Ramuan untuk mengobati penyakit asma menggunakan bahan daun kapuk randu 10 lembar, air 2 sendok makan, garam secukupnya. Daun kapuk randu dilumat, diberi air dan garam, lalu diperas. Air perasan ini diminum sekali habis, pagi-pagi sebelum makan. Pengobatan ini dilakukan selama 3 hari berturut-turut.
Ramuan lain untuk obat asma, gunakan bahan daun sembung (Blumea balsamifera) 1 genggam, dan air mendidih 1 gelas. Daun sembung diseduh dengan air mendidih dan air seduhan ini dibiarkan menjadi dingin. Ramuan ini diminum setiap 0,5 jam sebanyak 1 sendok teh untuk bayi menyusui, 1 sendok makan untuk balita, dan 2 sendok makan untuk remaja. Bila ramuan habis maka diulang pembuatannya setelah selang 2-3 hari.


0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 






Ekonomi (3)
Hiburan (6)
Kesehatan (30)
Klinik (4)
Olahraga (8)
Politik (9)
Tanaman Obat (6)
Teknologi (5)
Tesis (4)
Umum (5)











Langganan RSS





/ /




Pilih Browser Favorit Anda?

Internet Explorer
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera

Hasil Poling